Serangan di palu

Penembak Sempat Rampas Senjata Polisi

Kompas.com - 25/05/2011, 15:30 WIB

PALU, KOMPAS.com — Pelaku penembakan terhadap tiga orang anggota Polda Sulawesi Tengah di halaman Kantor Cabang BCA Jalan Emy Saelan, Palu, Rabu (25/5/2011) pagi, diduga merampas satu pucuk senjata laras pendek milik korban sebelum melarikan diri.

"Kami memang masih mencari keberadaan senjata laras pendek jenis SS1 itu, apakah diamankan oleh rekan korban atau memang telah dirampas dan dibawa pelaku penembakan," kata Kepala Polres Palu AKBP Raden Deden Garnada di lokasi kejadian, Rabu siang.

Sementara di tempat terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulteng AKBP Soemarno menyebutkan, sebuah senjata milik korban dirampas oleh para pelaku penembakan.

Deden Garnada mengemukakan, pihaknya telah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga dua orang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Jupiter. "Semua pintu masuk dan keluar Kota Palu langsung kita razia beberapa saat setelah kejadian sekitar pukul 11.30 Wita," ujarnya.

Sementara itu, olah TKP yang dilakukan puluhan polisi dari Polda Sulteng dan Polres Palu telah menyelesaikan tugasnya sekitar pukul 14.45 Wita, tetapi garis polisi yang dipasang dengan radius 35 meter masih tetap terpasang.

Selongsong peluru dan juga proyektil yang dipungut petugas di lokasi kejadian tampak dimasukkan ke dalam sebuah tas plastik warna hitam dan alat-alat penyidikan dan olah TKP lainnya telah diangkat dari lokasi.

Menurut Deden, sesuai selongsong peluru yang ditemukan petugas di TKP, peluru tajam yang digunakan pelaku berkaliber 5,56 milimeter. Belum dipastikan apakah senjata yang digunakan adalah senjata rakitan atau senjata asli, yang jelas senjatanya adalah laras panjang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau